Langsung ke konten utama

Postingan

Seratus Ribu di Pasar Martapura

Konon, uang seribu Rupiah dan seratus ribu rupiah  memiliki asal-usul yang sama tapi mengalami nasib yang berbeda. Keduanya sama-sama dicetak di PERURI ,Pertama kali ke luar dari PERURI, uang seribu dan seratus ribu sama-sama bagus, berkilau, bersih, harum dan menarik.. Tapi setahun kemudian, seribi dan seratus ribu bertemu kembali dilaci pedagang dipasar Martapura Uang seratus ribu bilang ke uang seribu : “Ya, ampiiiyuunnnn. ………..dari mana aja kamu, kawan? Baru setahun kita berpisah, koq kamu udah lusuh banget? Kumal, kotor , lecet dan…… beugh bau lagi !  Uang seribu menatap uang seratus ribu yang masih keren dengan perasaan nelangsa. Sambil mengenang perjalanannya,  uang seribu berkata : “Ya, beginilah nasibku, kawan. Sejak kita ke luar dari PERURI, hanya tiga hari saya berada di dompet yang bersih dan bagus. Hari berikutnya saya sudah pindah ke dompet tukang sayur . Dari dompet tukang sayur, saya beralih ke kantong plastik tukang ayam. Plastiknya basah, penuh den...

Blogger amatir sejak 2008

Foto saya
Sodikin Nador
Kampung Melayu, Tebet - Jakarta Selatan
Tukang keker dan tukang patok, sesekali manjat tower.